#Ringkasan Materi : Manusia dan Agama.

 Konsep Manusia

​1. Manusia dalam Al-Qur'an

​Al-Qur'an menggunakan tiga istilah berbeda untuk menyebut manusia:

​Al-Basya: Manusia sebagai makhluk biologis (butuh makan, minum, dll).

​An-Naas: Menekankan pada sisi manusia sebagai makhluk sosial yang berakal.

​Al-Insan: Manusia yang memiliki akal sekaligus iman dan ketakwaan.

​2. Pandangan Tokoh Terhadap Manusia

​Sokrates & Plato: Fokus pada manusia sebagai individu (Sokrates) dan makhluk sosial-politik (Plato).

​Sastrapratedja & Comte: Manusia adalah makhluk historis; memahami diri berarti memahami sejarah (tidak cukup hanya dari sisi sains fisik).

​Ernst Cassirer: Manusia tidak bisa didefinisikan secara fisik saja, ciri utamanya terletak pada karya yang dihasilkan.

​3. Unsur Penciptaan Manusia

​Manusia terdiri dari dua unsur utama:

​Unsur Materi: Berasal dari Tanah, membentuk dimensi Fisik.

​Unsur Non-Materi: Berasal dari Nafkhah (Ruh), membentuk dimensi Spiritual yang menjadikan manusia makhluk mulia.

Teori dan Fungsi Agama

​1. Teori Tentang Agama

​Edward B. Tylor: Teori Animisme (evolusi agama dari animistik \rightarrow politeistik \rightarrow monoteistik).

​J.G. Frazer: Teori Magis (tindakan manusia mencapai maksud melalui kekuatan gaib di alam).

​Emile Durkheim: Teori Sentimen Kemasyarakatan (agama muncul karena rasa cinta pada masyarakat; simbolnya berupa Totem).

​Andrew Lang: Teori Ur Monoteisme (keyakinan awal pada Dewa Tertinggi sebagai pencipta).

​2. Agama dalam Terminologi Islam (Dīn)

​Istilah Dīn mencakup empat makna:

​Penyerahan diri kepada pihak yang lebih berkuasa.

​Ketaatan dan penghambaan.

​Undang-undang atau hukum yang ditaati.

​Peradilan (perhitungan, pembalasan, atau vonis).

​3. Unsur dan Fungsi Agama

​Unsur-unsur Agama:

​Emosi Keagamaan

​Sistem Keyakinan

​Upacara & Tempat Peribadatan

​Kelompok Penganut (Umat)

​Fungsi Agama:

​Rekonsiliasi: Memberi dukungan saat manusia menghadapi ketidakpastian.

​Transendental: Sarana hubungan dengan Tuhan (ibadah) yang memberi rasa damai.

​Standar Nilai: Mengkaji ulang nilai-nilai kehidupan.

​Legitimasi: Mengesahkan norma dan nilai dalam masyarakat.

​Identitas: Memberikan status atau identitas baru bagi individu/kelompok.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Autobiografi Devita Indah Paramita

#Ringkasan Materi: Sumber Hukum Islam